Sabtu, 24 September 2011

Ku temukan keadilan tuhan




Dia duduk tepat bersama gadis berkerudung merah. Kira-kira sejengkal tangan antara dia duduk. Sementara, kita semua melihat tanpa ada rasa iri. Laki-laki tinggi yang setiap hari kita suport untuk maju sekarang memberikan senyum pada kita. lambaian tanganya memberi kedahsyatan buat kita untuk lagi-lagi melihat keadilan tuhan. Yang aku banggakan dari gadis berkerudung merah adalah “cintanya terhadap kekuranggannya”
Kesempurnaan itu hanya milik allah semesta alam. Kita disini hanya lakon dalam sandiwara yang dirangcang oleh allah.
Kebahagiaan engkau adalah kebahagiaan tersendiri bagi kita semua

Tidak ada komentar:

Posting Komentar